Senin, 12 November 2012

Memoles Candi Mempercantik Muarojambi

 Dari Promosi Situs Purbakala Hingga Pelaksanaan Perkempinas

Kabupaten Muarojambi akan banyak dikenang anggota pramuka dari seluruh Indonesia. Kawasan situs purbakala di sana kini menjadi salah satu kawasan Perkempinas. Saat ini benda peninggalan Kerajaan Sriwijaya tersebut terus dipoles. Berikut catatannya.

RIZAL EPENDI – MUAROJAMBI

Situs percandian di Desa Kemingking, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, terus dibenahi guna meningkatkan program promosi wisata sejarah di Jambi.

Saat ini tak hanya sebagai situs sejarah yang perlu dilestarikan, namun pada penghujung tahun 2012 ini, komplek percandian tersebut dijadikan salah satu lokasi pelaksanaan even terbesar : Perkemahan Pramuka Putri Tingkat Nasional (Perkempinas).

Perkempinas ini akan dilaksanakan pada 17 – 23 November 2012 yang berpusat di Bumi Perkemahan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi. Lokasi ini menjadi main camp (kamp utama) dari seluruh kamp yang tersebar di Provinsi Jambi, termasuk di kawasan situs candi di Desa Kemingking. 

Salah satu candi di kawasan percandian Kabupaten Muarojambi Ft:\ Ist
Kawasan Candi Muarojambi tak terlalu jauh dari Kota Jambi, jaraknya sekitar 40 kilometer. Lokasinya berada sekitar 7 km dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari, yang merupakan sungai terbesar di Sumatera. 

Luas kawasan itu mencapai 12 kilometer dan terdapat sedikitnya 82 situs candi peninggalan sejarah. Selain itu terdapat kanal – kanal kuno yang diberinama Parit Sekapung, Melayu dan Johor.   

Sebelumnya situs ini belum dikenal orang, namun setelah Inggris mengunjungi pedalaman Batanghari tahun 1820, seorang perwira Inggris yang ditugaskan, S.C. Crooke kemudian  menemukan tempat ini. 

Mulai saat inilah situs tersebut mulai dikenal dan lebih luas lagi setelah
 seorang sarjana Belanda, F.M Schnitger melakukan ekspedisi kepurbakalaan pada tahun 1935 -1936.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi Didi Wuryanto mengatakan, pembangunan yang dilakukan pada kawasan it uterus dilakukan guna menyambut perkempinas 2012.
Diantara kegiatan, seperti penanaman rumput di kawasan komplek candidan fasilitas pendukung lainnya seperti kamar mandi yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Muarojambi.  

Salah satu surat kabar local Jambi melansir, saat in para wisatawan yang mengunjungi kawasan situs percandian Muarojambi terus meningkat. Dalam sehari terutama hari libur dan hari besar lainnya, para wisatawan mencapai ribuan orang. 

Bahkan setiap bulan, memasuki tahun 2012 pengunjung Candi Muarojambi semakin bertambah dan rata – rata sekitar 6000 orang.

Perkempinas

Kalau tak ada aral melintang, perhelatan akbar pramuka selama delapan hari ini rencananya dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono.  

Pekerjaan para panitia pembangunan sarana dan prasarana perkempinas ini telah siap diantaranya, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan menuju lokasi, saat ini sedang berjalan. Dana yang digunakan diambil dari pos APBD Provinsi Jambi dan dana pramuka.

Jalan yang dipilih ada dua alternatif yakni Jalan Paal Merah Lama, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi atau dari Kota Jambi melintasi Jalan Desa Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi.

Kemudian pembangunan pendopo kabupaten/kota se Provinsi Jambi.” Saya harapkan seluruh kabupaten/kota membangun pendopo di sana”, ujar Gubernur Jambi, H. Hasan Basri Agus (HBA).

Selain itu panitia juga membangun pendopo – pendopo untuk 33 provinsi se Indonesia.  Dikatakan HBA, kegiatan yang akan dilakukan oleh para peserta perkempinas ini diharapkan dapat lebih menonjolkan kreasi dan inovasi. Kemudian peserta juga dijadwalkan untuk mengunjungi kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

Parmuka ini dibagi dalam delapan sub camp,  ada yang ke komplek percandian di Desa Kemingkin, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi, kemudian ke Taman Nasinal Bukit Duabelas (TNBD) dan Pulau Berhala, Kabupaten Tanjungjabung Timur (Tanjabtim), Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Desa Kayuaro, Kabupaten Kerinci serta ke Geopark ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

10 Berita Paling Top