Aksi Kejahatan di Jambi Naik Dua Kali Lipat
JAMBI, TANJAB EKSPRES – Aksi kejahatan (kriminalitas)
di Provinsi Jambi dalam setahun terakhir
naik hingga hampir dua kali lipat. Kondisi ini disebabkan tidak sebandingnya
tingkat pertumbuhan ekonomi dengan pertumbuhan penduduk di Provinsi Jambi.
Demikian dikatakan pengamat kriminalitas Jambi,
Slamet Sibagariang kepada wartawan, di Jambi dua pekan terakhir.
 |
| AKBP Almansyah \ Ft.Ist |
Menurut Dosen Universitas Jambi ini, seperti
dilansir situs berita resmi Fokus
Jambi.Com, lemahnya tingkat pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu factor
paling dominan membuat masyarakat di Provinsi Jambi melakukan aksi kejahatan berbagi
jenis.
Bukti tingginya aksi kejahatan di Provinsi Jambi
diketahui dari perbandingan data hasil Operasi Ketupat Siginjai Polda Jambi
tahun 2011 dan 2012.
Polda Jambi merilis, pada 2011 angka kejahatan di
Provinsi Jambi tercatat sebanyak 58 kasus. Kasus kejahatan ini berbagai jenis
mulai dari kasus pencurian dengan pemberat (curat), pencurian dengan kekerasan
(curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penganiayaan berat
(anirat).
Sedangkan pada 2012 aksi kejahatan tercatat sebanyak
114 kasus dan mengalami kenaikan sebesar 96.5 persen dari tahun sebelumnya.
“Kami terus berusaha menekan angka kejahatan ini dengan
mensinergikan seluruh jajaran,” ujar Kepala Bagian Humas Polda Jambi, AKBP
Almansyah kepada wartawan.
Dikatakan Almansyah, sejauh ini pihaknya terus
mengintesifkan penanganan kasus kejahatan ini.
Pantauan Tanjab Ekspres, sejak Polda Jambi merilis
data hasil operasi ketupat siginjai 2012 pada Minggu (26/8) lalu, dibeberapa
persimpangan di sepanjang Jalan Lingkar
Selatan Kota Jambi terlihat beberapa oraang petugas kepolisian berpakaian dinas
lengkap.
Biasanya hanya ada Polisi Lalulintas (Polantas) yang
melakukan patroli dengan kendaraan dinas, namun dua pekan terakhir setiap pagi
polisi berpakaian dinas lengkap terlihat menajalankan tugasnya. (ref)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar